Puisi Rindu Untuk Kekasih Tercinta Yang Romantis

Puisi Rindu, Puisi Cinta, Puisi Romantis – Anda sedang Rindu Pada kekasih tercinta?? tetapi anda tidak punya kata kata ungkapan kerinduan?? tenang saja karena kali ini Bersasi akan memberikan sebuah Puisi Rindu yang sangat cocok diberikan kepada kekasih anda yang jauh disna.

Puisi Rindu merupakan sebuah ungkapan perasaan terhadap seseorang yang kita cintai atau sayangi baik iyu kepada kekasih, sahabat maupun orang tua dan saudara di curahkan perasaan rindu tersebut pada selembar kertas dan segores pena maka jadilah kata mutiara cinta yang sangat indah menggambarkan perasaan atau curahan hati kita.kumpulan-puisiRindu yaitu sebuah bentuk perasaan yang mencerminkan keinginan bertemu dengan seseorang. Timbulnya kerinduaan ini berasal dari rasa kecintaan atau kasing sayang kita terhadap seseorang. Berikut ini adalah beberapa ungkapan Puisi Rindu Untuk Kekasih anda.

SELALU RINDU

    Rindu adalah tali yang tak pernah putus
    Merentang di tiang hati, di tiang mimpi
    Kadangkala di singgahi burung yang mengelakkan kabut
    Pada pagi dingin yang mengaburkan sinar matahari

    Rindu adalah tiang yang tak pernah tumbang
    Tegak dilorong kehidupan, disepanjang labuh usia
    Disitu tergantung lampu kenangan dan ingatan
    Biarpun hari semakin tua dan kelam sudah bermula

    Rindu adalah lorong yang tak pernah tertutup
    Dari musim ke musim ia menjadi laluan
    Pengembara yang mencari cintanya yang hilang
    Disitu rumput yang telah lama bertukar warna
    Bunga dan daun silih berganti segar dan kuncup

    Rindu adalah musim yang tak pernah tentram
    Resah datang gelisah berulang mengusik nasib
    Hanya dzikir dan do’a menjadi penawar mereda pedih dan sakit
    Dan sesekali puisi menjadi nyanyian yang mengharukan
    Dalam senyap air mata perlahan-lahan menitik

PUISI RINDU

Saat kata tak mampu terungkap langsung,
hati ini menjerit memanggilmu,
bagai pagi yang tak bertemu malam,
dinding hati ini roboh akan terpaan rinduku,
rindu padamu kekasih hati,
tak mungkin ku berlari terus,
mengejar bayangmu,

Tak mungkin ku menjerit memanggil namamu,
ku selalu merindu,
duhai kekasih hati,
dengarlah pita hatiku,
datanglah pada pemilik hati ini,
meski jauh,
namun . . .
ku kan tetap menunggu,
sebagai tanda cinta,
tanda sayang,
dan . . .
setiaku padamu,
salam rindu kasihku . . .

 

KERINDUAN INI

    Meski sejenak bertemu, aku bahagia bisa kembali melihatmu
    Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa airmata menetes di pipiku
    Hati yang mati suri, tiba-tiba terjaga dan berkata bahwa sesungguhnya rasa masih ada

    Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi dan sepertinya takkan terganti
    Sekeras apapun kumencoba, selemah apapun daya tuk mengingatnya

    Hati miliki pilihannya sendiri yang tak bisa diatur oleh akal
    Kukira aku sudah berhenti berharap di sekian waktu yang lalu
    Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu
    Kukira aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu
    Hingga kemarin aku tahu bahwa segalanya tak ada yang berubah
Hanya setumpuk perkiraanku saja yang salah

KERINDUAN

Adakah engkau disana sepertiku
Memasuki dunia hayalanku yang mencaci
Aku berhayal berduaan dengan mu
Dimana aku dapat tertawa bersamamu, menggenggam tanganmu

Wahai cintaku disana
Mengapa kau tak mengenaliku
Kau tak tahu apa yang ada di hatiku
Kau tak tahu jika aku memandingi wajah indahmu

Adakah engkau disana sepertiku
Yang tidak sadarkan diri akan cinta yang bersemi
Yang tak mampu mengucapkan kedalaman kerinduan
Saat berhadapan dengan mu

Aku yang terkurung di ruang cinta dan kerinduan ku
Tak dapat berucap padamu, bahkan walau telah menyentuhmu
Setiap menatap matamu terasa menusuk ke jantung hati ku
Engkau cintaku, cinta terpendamku
Engkau rinduku, rindu tak bertuanku.

   

LUKISAN HATI

Aku ingin pulang kepada hati yg kucintai
    tapi aku harus menunggu,
    di setiap heningku tak pernah lelah kau menemaniku
    walau itu hanya bayang-bayang senyummu yg bila kusentuh senyum itu pergi

    Di setiap matahari pergi, s’lalu saja terlihat saat kau berpaling dan berjalan meninggalkanku
    aku ingin bertahan untuk orang yang kucintai
    karena kupikir tak mungkin hanya sebatas ini cintaku

    Kunikmati kesepian-kesepian ini
    dengan nada, dengan mimpi, juga dengan kenanganmu
    biar saja rindu ini hidup di dasar hati
    menunggu sampai waktu yang panjang menegurnya
    sampai ia menemui apa yang ia inginkan, apa yang ia rindu

    Telah kubingkai namamu, lihatlah sangat indah di dalam hati
    dan perpisahan ini tak mampu merusaknya sama sekali
    suatu hari nanti jika kita bersatu lagi, kan kubacakan puisi ini untukmu
    dan jika tidak, kan kubacakan sajak ini pada matahari di senja hari, atau pada bulan yang s’lalu menanti …
    ini hanya sekedar lukisan hatiku saat ini, dan entah seperti apa di suatu hari

RINDUKU DIUJUNG SEPI

Tetesan gerimis yang merinai,
dikelamnya langit senja.
Kulinangkan rindu diujung mata,
menari indahnya dipelupuk angan.

Raut bayanganmu nan manja,
menerpa ditiap sudut yang sepi.
Kulirihkan namamu didalam
kenang suaraku yang berharap.

Kasih lihatlah…
Lengkungan tujuh warna warni,
menghiasi langit usai hujan.
bagai bentang selendang mayang,
bertuliskan makna aksara rinduku.

Dan telah kucoba kirimkan pula,
bersama hembus bayu nan laju.
Berharap ia akan menepikan,
tentang rinduku yang terbata.

TAK INGAT TAK TAHU

    Rinduku selalu mengalirkan namamu
    Namamu selalu detakkan jantungku
    Sulit kubendung naluri itu
    Selalu begitu, setiap waktu
    Tapi, kau tak ingat dan tak tahu

    Dan akhirnya akulah yang terpuruk dalam rasa itu
    Rasa yang menggebu sejak dulu, dari masa lalu
    Dan kau tak pernah ingat dan tak pernah tahu

    Rasa dan asaku padamu terukir begitu jelas di tulang rusukku
    Mengalir deras di aliran darahku
    Memukul keras membuat lebih cepat detak jantungku
    Sedikitpun, kau tak ingat dan tak tahu

    Seperti menghitung jutaan bintang di malam hari
    Seperti menghitung rinai hujan yang jatuh ke bumi
    Seperti menghitung hamparan pasir di pantai ini
    Sampai matipun kau tak kan pernah ingat dan tak kan pernah tahu
    Bahwa disini ada satu hati yang menunggu, satu jiwa yang terbelenggu

Demikianlah seuntai Puisi Rindu dari IKONYO.com silahkan anda berikan puisi rindu di atas untuk kekasih anda yang sedang jauh disana. Semoga dapat bermanfaat dan berguna bagi anda semuanya.

Iklan

2 pemikiran pada “Puisi Rindu Untuk Kekasih Tercinta Yang Romantis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s